SelidikilahA O B apakah AB berhimpit dengan CB. Segitiga sama kaki memiliki satu simetri lipat karena sumbu simetrinya hanya satu. Latihan 11 Coba gambarlah bangun-bangun di bawah ini. Duapersegi panjang yang demikian dikatakan kongruen. Uji Kompetensi 1. Ukuran lebar dan tinggi sebuah slide berturut-turut 36 mm dan 24 mm. Jika lebar layar 2,16 m, tentukan tinggi pada layar 2. Amati gambar berikut A B C 10 cm D F E 4 cm 3 cm a. Tentukan panjang AC dan EF b. Apakah ∆ ABC sebangun dengan ∆ DEF ? Jelaskan jawabanmu. 3 Perhatikangambar di bawah ini! Jelaskan di manakah letak kesalahannya? (i) (ii) Jelaskan dari manakah lubang satu kotak ini berasal? Proyek 4 Kerjakan proyek di bawah ini bersama kelompokmu. 1. Perhatikan gambar jembatan Suramadu dan jembatan Barito di bawah ini. (i) Jembatan Suramadu (ii) Jembatan Barito Sumber: Kuncijawaban ini dibuat untuk membantu mengerjakan soal matematika bagi kelas 9 di semester 1 halaman 254 - 259. Semoga dengan adanya pembahasan serta kunci jawaban ini adik-adik kelas 9 dapat menyelesaikan tugas Kekongruenan dan Kesebangunan Kelas 9 Halaman 254 - 259 yang diberikan oleh bapak ibu/guru. Kunci Jawaban MTK Kelas 9 Semester 1. KonsepKekongruenan dan Kesebangunan. 27 Januari 2020. 2 minute read. Kelas Pintar. Dalam ilmu geometri, terdapat konsep kekongruenan dan kesebangunan. Kekongruenan merujuk kepada dua bangun datar yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Sementara itu, kesebangunan adalah bangun datar dengan sudut-sudut yang sama besar. Selesaikansoal-soal di bawah ini dengan benar dan sistematis. Selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun? Jelaskan. Pembahasan: Syarat dua buah bangun datar dikatakan sebangun jika, a. Sisi-sisi yang bersesuaian memiliki perbandingan yang sama. b. Sudut-sudut yang bersesuaian memiliki besar yang sama 0Q5VO9. - Berikut ini jawaban Matematika Kelas 9 dengan pertanyaan Selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun? Jelaskan. Jawaban PQ / DC = 4 / 2 = 2SR / AB = 16 / 8 = 2RS / BA = ?SP / AD = ? Karena kita tidak dapat menentukan apakah pasangan besar sudut kedua bangun tersebut sama besar atau tidak. Maka Dua Trapesium tersebut Belum Tentu Sebangun. Simak Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241 Bab 4 Kekongruenan dan Kesebangunan. Ini merupakan pembahasan yang terdapat dalam buku Matematika Kelas 9. Kunci Jawaban ini ditujukan sebagai panduan bagi para siswa dalam mengerjakan tugas. Berikut ini Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241 Latihan 1. Selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun? Jelaskan. Jawaban PQ / DC = 4 / 2 = 2SR / AB = 16 / 8 = 2RS / BA = ?SP / AD = ? Karena kita tidak dapat menentukan apakah pasangan besar sudut kedua bangun tersebut sama besar atau tidak. Maka Dua Trapesium tersebut Belum Tentu Sebangun. 2. Carilah pasangan bangun yang sebangun di antara gambar di bawah ini. Jawaban A dengan B, C dengan G, dan E dengan F. Lengkap Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241, Apakah Dua Trapesium Sebangun? Simak berikut ini lengkap pembahasan Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241 Bab 4 Kekongruenan dan Kesebanguna Kamis, 19 Januari 2023 1839 WIB istimewaIlustrasi Belajar Online-Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241 Latihan - Simak berikut ini lengkap pembahasan Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241 Bab 4 Kekongruenan dan Kesebangunan. Kunci Jawaban ini ditujukan sebagai pedoman bagi para siswa dalam mengerjakan tugas. Diharapkan para siswa mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 238, 239, 240, 241 Latihan 1. Selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun? Jelaskan. Jawaban PQ / DC = 4 / 2 = 2SR / AB = 16 / 8 = 2RS / BA = ?SP / AD = ? Karena kita tidak dapat menentukan apakah pasangan besar sudut kedua bangun tersebut sama besar atau tidak. Maka Dua Trapesium tersebut Belum Tentu Sebangun. Baca juga Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Luas Segiempat Jika Titik C Terletak pada Koordinat 5, 2 2. Carilah pasangan bangun yang sebangun di antara gambar di bawah ini. Jawaban A dengan B, C dengan G, dan E dengan F. 3. Perhatikan dua bangun yang sebangun pada gambar di bawah ini. Hitunglah panjang sisi AE, ED, dan QR. Jawaban AB / PQ = 32 / 24 = 4/3 AE = PT x 4/3= 18 x 4/3= 24 selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun jelaskan – Trapesium adalah bentuk geometri yang unik dan bisa ditemukan di segala penjuru, baik dalam alam maupun manusia. Perlu diketahui bahwa ada dua jenis trapesium, yaitu trapesium sebangun dan trapesium tidak sebangun. Pada kesempatan kali ini, kita akan melihat kedua trapesium di bawah ini dan mencari tahu apakah mereka sebangun atau tidak. Untuk mencapai tujuan itu, ada beberapa konsep geometri dan matematika yang akan kita gunakan. Konsep ini termasuk rumus trapesium sebangun, konsep sisi sama, dan prosedur menghitung luas. Dengan memahami konsep-konsep tersebut, kita dapat membantu menjawab pertanyaan ini dengan baik dan benar. Kita juga akan mempelajari bagaimana menyelesaikan masalah yang ada dengan menggunakan metode-metode yang berbeda. Sekarang, mari kita mulai selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun jelaskan. Daftar Isi1 Penjelasan Lengkap selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun 1. Apa itu trapesium? 2. Apakah ada dua jenis trapesium? 3. Bagaimana cara mengetahui apakah dua trapesium di bawah ini sebangun atau tidak? 4. Apa rumus trapesium sebangun? 5. Apa konsep sisi sama? 6. Bagaimana cara menghitung luas trapesium? 7. Bagaimana menyelesaikan masalah yang ada dengan menggunakan metode yang berbeda? 1. Apa itu trapesium? Trapesium adalah bentuk geometri yang terdiri dari empat sisi yang dimiliki oleh sebuah poligon. Trapesium memiliki dua sisi yang berakhir pada titik yang sama disebut sisi sama dan dua sisi yang berakhir pada titik yang berbeda disebut sisi tidak sama. Trapesium juga memiliki dua sudut yang lebih besar dari 90 derajat disebut sudut lancip dan dua sudut yang lebih kecil dari 90 derajat disebut sudut tumpul. Selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun jelaskan adalah pernyataan yang meminta kita untuk menentukan apakah dua trapesium yang diberikan memiliki sisi, sudut dan bentuk yang sama. Untuk menentukan apakah dua trapesium sebangun, kita harus membandingkan sisi-sisinya, sudut-sudutnya, dan bentuk-bentuknya. Jika kedua trapesium memiliki sisi, sudut, dan bentuk yang sama, maka mereka sebangun. Jika ada perbedaan pada salah satu dari tiga aspek ini, maka mereka tidak sebangun. Secara umum, jika kita membandingkan dua trapesium, maka jika kedua trapesium memiliki sisi, sudut, dan bentuk yang sama, maka mereka sebangun. Namun, jika salah satu dari tiga aspek ini berbeda, maka mereka tidak sebangun. 2. Apakah ada dua jenis trapesium? Trapesium adalah salah satu bentuk bangun datar yang memiliki sisi berbentuk lurus dan sisi berbentuk miring. Trapesium dibedakan menjadi dua jenis, yaitu trapesium sebangun dan trapesium tak sebangun. Trapesium sebangun memiliki dua sisi yang sejajar sedangkan trapesium tak sebangun tidak memiliki sisi yang sejajar. Trapesium tak sebangun juga dikenal sebagai trapesium sembarang. Untuk menentukan apakah dua trapesium di bawah ini sebangun atau tak sebangun, pertama-tama kita perlu menentukan apakah kedua trapesium memiliki dua sisi yang sejajar atau tidak. Jika kedua trapesium memiliki dua sisi yang sejajar, maka kedua trapesium tersebut adalah trapesium sebangun. Namun jika kedua trapesium tidak memiliki dua sisi yang sejajar, maka kedua trapesium tersebut adalah trapesium tak sebangun. Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan apakah ada dua jenis trapesium?’ adalah ya. Ada trapesium sebangun dan trapesium tak sebangun. Untuk menentukan jenis trapesium, perlu ditentukan apakah dua sisi trapesium tersebut sejajar atau tidak. 3. Bagaimana cara mengetahui apakah dua trapesium di bawah ini sebangun atau tidak? Ketika kita membahas mengenai dua trapesium, maka pertanyaan yang muncul adalah apakah dua trapesium tersebut sebangun atau tidak. Untuk mengetahui apakah dua trapesium sebangun atau tidak, kita harus mengidentifikasi dan mengukur tiga ukuran yang berbeda yaitu sisi, sudut dan luas. Pertama, kita harus mengukur sisi-sisi dari masing-masing trapesium. Sisi-sisi yang sama harus memiliki panjang yang sama untuk dua trapesium agar dapat dikatakan sebangun. Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa sudut-sudut trapesium yang berdekatan juga sama. Jika dua trapesium memiliki sudut yang sama, maka dapat dikatakan bahwa trapesium tersebut sebangun. Kemudian, kita juga harus mengukur luas dari masing-masing trapesium. Jika luas kedua trapesium sama, maka kedua trapesium tersebut sebangun. Namun, jika luas kedua trapesium berbeda, maka kedua trapesium tersebut tidak sebangun. Untuk memastikan apakah dua trapesium sebangun atau tidak, kita harus membandingkan sisi, sudut dan luas dari kedua trapesium. Jika semua tiga ukuran tersebut sama, maka kedua trapesium tersebut dapat dikatakan sebangun. Jika salah satu dari ketiga ukuran tersebut berbeda, maka kedua trapesium tersebut tidak sebangun. 4. Apa rumus trapesium sebangun? Trapesium adalah jenis bangun datar yang terdiri dari empat sisi yang membentuk sudut yang berbeda. Dua trapesium di bawah ini dapat ditentukan sebagai sebangun atau tidak sebangun berdasarkan sisi-sisi mereka. Jika sebagian besar sisi-sisi mereka sama, maka kedua trapesium tersebut sebangun. Jika tidak, maka mereka tidak sebangun. Untuk menentukan sebangun atau tidak sebangun, Anda perlu menghitung luas dari kedua trapesium tersebut. Rumus trapesium sebangun adalah a + b x t x ½, dengan a dan b adalah panjang sisi-sisi yang sama, dan t adalah tinggi. Jika luas kedua trapesium sama, maka itu sebangun. Jika tidak, maka itu tidak sebangun. Anda juga perlu menghitung volume dari kedua trapesium tersebut. Rumus trapesium sebangun adalah a + b x t x ½ x p, dengan a dan b adalah panjang sisi-sisi yang sama, t adalah tinggi, dan p adalah kedalaman. Jika volume kedua trapesium sama, maka itu sebangun. Jika tidak, maka itu tidak sebangun. Dalam kesimpulan, untuk menentukan apakah dua trapesium sebangun atau tidak, Anda perlu menghitung luas dan volume dari kedua trapesium tersebut. Jika luas dan volume yang sama, maka dua trapesium tersebut sebangun. Jika tidak, maka mereka tidak sebangun. Rumus trapesium sebangun adalah a + b x t x ½ untuk luas dan a + b x t x ½ x p untuk volume, dengan a dan b adalah panjang sisi-sisi yang sama, t adalah tinggi, dan p adalah kedalaman. 5. Apa konsep sisi sama? Konsep sisi yang sama adalah konsep yang mengacu pada dua objek geometri yang memiliki sisi yang memiliki panjang yang sama. Dalam kasus trapesium, dua trapesium sebangun jika memiliki setidaknya dua pasang sisi yang sama. Sisi yang sama ini dapat berupa sisi siku atau sisi lancip. Sisi-sisi yang sama mungkin dapat berbeda dalam panjangnya, tetapi masih dapat disebut sebagai sisi yang sama. Untuk menentukan apakah dua trapesium di bawah ini sebangun, kita perlu melihat panjang sisi-sisi dari masing-masing trapesium. Jika setidaknya dua pasang sisi memiliki panjang yang sama, maka kita dapat menyimpulkan bahwa kedua trapesium tersebut sebangun. Jika tidak ada sisi yang sama, maka kita dapat menyimpulkan bahwa trapesium tersebut tidak sebangun. Konsep sisi yang sama sangat penting dalam geometri. Sisi yang sama dapat digunakan untuk membuat objek geometri seperti segitiga, persegi, dan lainnya. Pemahaman tentang bagaimana menentukan apakah dua trapesium sebangun dan apa konsep sisi yang sama akan menjadi dasar penting untuk memahami geometri. 6. Bagaimana cara menghitung luas trapesium? Luas trapesium dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut Luas A = a + b x t / 2, di mana a dan b adalah panjang rusuk yang berhadapan, dan t adalah tinggi trapesium. Untuk menghitung luas dua trapesium yang berbeda, Anda harus menghitung luas masing-masing. Pertama, tentukan panjang dua sisi yang berhadapan untuk setiap trapesium. Kedua, tentukan tinggi dari masing-masing trapesium. Setelah itu, masukkan nilai-nilai yang telah ditentukan ke dalam rumus. Setelah Anda menghitung luas dari masing-masing trapesium, Anda dapat membandingkan kedua luas tersebut. Jika luas dari kedua trapesium sama, maka kedua trapesium tersebut sebangun. Jika tidak, maka kedua trapesium tersebut tidak sebangun. Untuk menghitung luas trapesium, Anda harus mengetahui panjang sisi yang berhadapan dan tinggi trapesium. Setelah mengetahui nilai dari kedua variabel tersebut, masukkan nilai tersebut ke dalam rumus yang disebutkan di atas. Setelah itu, luas trapesium akan diberikan. 7. Bagaimana menyelesaikan masalah yang ada dengan menggunakan metode yang berbeda? Trapezoid adalah poligon yang terdiri dari empat sisi dan empat sudut, dengan dua sisi yang berhadapan yang sama panjang. Mereka juga memiliki dua sisi yang lebih panjang daripada sisi yang berhadapan. Kita dapat menentukan apakah dua trapesium sebangun atau tidak dengan menggunakan beberapa metode berbeda. Pertama, kita dapat menghitung luas masing-masing trapesium. Jika luas trapesium yang sama, maka kedua trapesium pasti sebangun. Jika luas tidak sama, kita dapat menggunakan metode lain untuk menyelesaikan masalah. Kedua, kita dapat menghitung panjang sisi trapesium. Jika panjang sisi yang sama, maka kedua trapesium pasti sebangun. Namun, jika panjang sisi tidak sama, kita dapat menggunakan metode lain untuk menyelesaikan masalah. Ketiga, kita dapat menghitung sudut trapesium. Jika sudut-sudut yang sama, maka kedua trapesium pasti sebangun. Namun, jika sudut-sudut tidak sama, kita dapat menggunakan metode lain untuk menyelesaikan masalah. Keempat, kita dapat menggunakan konsep teorema pythagoras. Jika sudut-sudut yang sama, maka kedua trapesium pasti sebangun. Jika tidak, kita dapat menghitung panjang sisi menggunakan teorema pythagoras. Kelima, kita dapat menggunakan konsep geometri Euler. Jika semua sisi dan sudut dari dua trapesium yang sama, maka kedua trapesium sebangun. Jika tidak, kita dapat menggunakan metode lain untuk menyelesaikan masalah. Keenam, kita dapat menggunakan konsep konstruksi geometri. Jika semua sisi dan sudut dari dua trapesium yang sama, maka kedua trapesium sebangun. Jika tidak, kita dapat menggunakan metode lain untuk menyelesaikan masalah. Ketujuh, kita dapat menggunakan metode pengukuran komponen. Jika semua sisi dan sudut dari dua trapesium yang sama, maka kedua trapesium sebangun. Jika tidak, kita dapat menggunakan metode lain untuk menyelesaikan masalah. Metode ini mengukur panjang, luas, dan sudut dari dua trapesium untuk menemukan apakah kedua trapesium sebangun atau tidak. Dengan demikian, ada berbagai cara untuk menyelesaikan masalah apakah dua trapesium sebangun atau tidak dengan menggunakan metode yang berbeda. Kami dapat menggunakan metode luas, panjang sisi, sudut, teorema pythagoras, geometri Euler, konstruksi geometri, dan pengukuran komponen untuk menyelesaikan masalah ini. Dua bangun datar sebangun harus memenuhi syarat Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar Sisi-sisi yang bersesuaian memiliki perbandingan yang sama Jika diperhatikan sudut-sudut yang bersesuaian dan sama besar adalah Sehingga pasangan sisi yang bersesuaian adalah sebagai berikut Akan dicek nilai perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian, diperoleh Diperoleh perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian bernilai sama yaitu . Karena dua bangun di atas memenuhi syarat dua bangun datar sebangun yaitu sudut-sudut yang bersesuaian sama besar dan sisi-sisi yang bersesuaian memiliki perbandingan yang sama, maka kedua bangun tersebut sebangun. Jadi, bangun tersebut adalah sebangun. Kelas 9 SMPKESEBANGUNAN DAN KONGRUENSIKesebangunan dan Kekongruenan Dua Bangun DatarSelidikilah apakah dua trapesium dibawah ini sebangun? Jelaskan 16 cm 2 cm 4 cm 8 cmKesebangunan dan Kekongruenan Dua Bangun DatarKESEBANGUNAN DAN KONGRUENSIGEOMETRIMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0301Sebuah persegipanjang berukuran 18 cmx12 cm akan sebangun...0440Gambar berikut menunjukkan rancangan kamar asrama untuk d...0410Gambar di bawah menunjukkan dua buah persegi panjang yang...Teks videoHaikal friend di sini diminta untuk menyelidiki Apakah dua trapesium dibawah ini sebangun dan jelaskan dua buah bangun dikatakan sebangun jika memiliki bentuk yang sama dan sudut yang bersesuaian nya dengan Sisinya kita bandingkan akan memiliki nilai yang sama berarti kalau kita perhatikan antara trapesium pqrs dan DC B keduanya adalah bentuknya trapesium sama kaki dimana bagian PQ dengan SR disini adalah bagian Sisi sejajarnya dan p q merupakan Sisi sejajar yang lebih pendek untuk p q r s dan t c merupakan Sisi yang sejajar yang lebih pendek dari trapesium abcd maka kita bandingkan maka Sisi yang bersesuaian nya adalah PQ Mending dengan CD akan sama dengan a. Perbandingan dari sisi yang lebih panjangnya dari masing-masing batik XL di bandingkan dengan AB kita akan masukkan p q di sini adalah 4 cm CD di sini adalah 2 cm apakah akan sama dengan banding AB maka kita masukkan SR adalah 16 banding AB adalah 8 di mana 4 atau 2 adalah 2 18 / 8 adalah 2 berarti di sini sama karena perbandingan Sisi yang bersesuaian sama maka trapesium pqrs ini sebangun dengan trapesium DC dengan Sisi yang bersesuaian nya PQ banding CD akan = SR banding AB dan akan sama juga dengan PS dibanding dengan di mana PS = Q R dan S = BC maka ini juga akan sama QR dibanding dengan demikian pembahasan kita sampai jumpa di pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul

selidikilah apakah dua trapesium di bawah ini sebangun jelaskan